Arsip

Posts Tagged ‘Dendy’

Bilik Asmara di Camp Pengungsian

8 November 2010 17 komentar

Bencana meletusnya Gunung Merapi kembali membuat Indonesia berduka. Memakan banyak korban jiwa dan tidak sedikit pula rakyat Indonesia yang terpaksa harus mengungsi. Mungkin ini sebuah peringatan dan teguran dari Allah SWT kepada Indonesia. Semoga bencana ini cepat berlalu.

Ada hal yang menarik dan unik yang terjadi di Camp pengungsian. Membuat hati saya tergelitik untuk membagi cerita ini kepada sahabat-sahabat sekalian. Yang namanya camp pengungsian tentu serba terbatas dan ala-kadarnya. Tempat istirahat dan berteduh hanya di tenda-tenda. Saat saya membaca koran, ada hal yang menarik. Ternyata di camp pengungsian banyak yang mengeluhkan susahnya untuk “bercengkerama” dengan pasangan mereka. Tidak seperti di rumah, yang bisa mereka lakukan dengan santai. Seperti  yang di keluhkan oleh Bunga (nama samaran, 18 tahun) mengaku bahwa ia merasa kesulitan untuk bermesraan dengan suaminya. Hal ini ia rasakan cukup urgent berhubung ia baru saja menikah 2 minggu sebelum terjadinya bencana. Maklum saja, masih pengantin baru. Oleh karena itu, mereka pengusulkan kepada panitia agar menyediakan tempat khusus bagi pasangan yang sah (sumai-istri) untuk melampiaskan hasrat biologis. Ya….. bisa dikatakan “Bilik Asmara” menjadi solusi dari keluhan tersebut.

Ternyata…., masalah yang satu itu tidak bisa dilewatkan dan diabaikan. Walaupun badai menghadang dan Merapi mengepul, Bilik Asmara tetap menggema….. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Iklan

Nostalgia by Music

2 November 2010 13 komentar

 

Music is Never Die! Slogan yang pas untuk diriQu saat ini. Mendengarkan lagu-lagu tempoh doeloe jadi teringat saat masih sekolah. Penuh makna, penuh kenangan, penuh cerita, penuh segalanya. Serasa berada di masa lampau dengan suasana saat itu. Jiwa terasa tenang dan damai mendengarnya. Ingin Qu kembali ke masa dulu dengan segala kenangan yang masih melekat di benak ini. “Bagaikan Pungguk Merindukan Bulan”, hal yang mustahil terjadi. Yang mampu ku lakukan sekarang  hanyalah bernostalgia dengan mendengarkan lagu-lagu lawas, sambil memainkan gitar.

Lagu-lagu lawas asik:

Ebiet GAD – Berita Kepada Kawan

Ebiet GAD – Camelia II

Ebiet GAD – Titip Rindu Buat Ayah

Deddy Dores – Hilangnya Seorang Gadis

Nike Ardilla – Panggung Sandiwara

Obbie Messakh – Kisah Kasih di Sekolah

Ammy “Search” – Isabella

Lagu-lagu diatas yang sering aQ dengarkan. Cukup mewakili kenangan-kenangan di masa dulu. Dibandingkan dengan lagu-lagu sekarang, lagu-lagu lawas lebih dalam maknanya dan pesan yang tersirat. Ya…begitulah kehidupan, seperti kata pepatah “Lain hulu lain ikannya, lain ladang lain belalangnya”. Lain dulu,,,,lain juga sekarang. Baca selanjutnya…

Cinta Sejati

1 November 2010 7 komentar

Tahukah sahabat apa arti Cinta Sejati itu? Menurut saya cinta sejati adalah cinta yang mampu menyayangi, menjaga, memperhatikan, bahkan rela berkorban demi pasangannya. Cinta sejati itu mampu bertahan hingga ajal misahkan mereka. Akan terus abadi.

Nah…. bicara tentang Cinta Sejati, saya pernah mendengar kisah yang sangat bagus untuk dijadikan motivasi dalam hidup kita. Mungkin sahabat pernah mendengar cerita ini. Saya akan membagikan cerita ini kepada sahabat-sahabat, semoga dapat dijadikan pelajaran yang berharga. Cerita ini saya peroleh setelah mendengarkan rekaman audio.

(Silahkan download audionya)

Belajar dari seekor cicak. Suatu hari seseorang berencana akan merenovasi rumahnya. Ia berusaha merobohkan ruangan di rumah itu. Rumah di jepang biasanya terdapat ruang kosong antara dinding yang terbuat dari kayu. Saat ingin merobohkan ruangan itu, ia melihat seeokor cicak yang terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat. Ia merasa kasihan sekaligus penasaran dengan cicak itu. Ia pun memperhatikan surat itu, ternyata surat itu sudah ada di ruangan itu selama 10 tahun saat rumah itu di bangun. Bagaimana itu bisa terjadi? Bagaimana cicak itu bisa bertahan dengan kondisi terperangkap dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun. Itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir kembali, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa bergerak dari tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu. Bagaimana cara cicak itu makan? Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan mengamati cicak tersebut. Kemudian tiba-tiba datanglah seekor cicak lain yang muncul dengan makanan di mulutnya dan Baca selanjutnya…

Perayaan Halloween di Indonesia?

1 November 2010 2 komentar

Berdasarkan sumber yang saya baca (Wikipedia), Halloween merupakan kependekan dari All Hallows’ Even (eve dan even sama-sama berarti petang/malam) yang berarti malam sebelum hari raya All Hallow yang sekarang disebut Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day). Huruf “n” di akhir kata Halloween berasal dari kata even. Pada zaman dulu, tanggal 1 November dipakai sebagai hari festival keagaamaan di berbagai tradisi paganisme Eropa hingga Paus Gregorius III dan Paus Gregorius IV memindahkan perayaan All Saints’ Day menurut kalender santo dari tanggal 13 Mei ke tanggal 1 November. Tanggal 13 Mei dulunya dirayakan sebagai hari raya paganisme untuk festival Lemuria. Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno. Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang disebut “Tahun Baru Kelt”. Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin. Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka. Baca selanjutnya…

WELCOME to SahabatDendy

19 Oktober 2010 56 komentar