Arsip

Posts Tagged ‘pontianak’

Memahami Psikologi Perkembangan Anak Didik

1 Mei 2011 6 komentar

Manusia dengan berbagai macam renik dan karakternya sudah pasti memiliki kepribadian yang berbeda pula. Oleh karena itu, sudah merupakan kelayakan jika kemudian seorang guru memiliki pemahaman yang mendalam tentang psikologi perkembangan anak, dan ini akan sangat berguna jika digunakan untuk mendekati anak-anak didiknya. Atau, secara umum seorang guru juga hendaknya memiliki pemahaman tentang psikologi perkembangan manusia.

Pemahaman terhadap psikologi perkembangan ini memiliki kekuatan yang sangat dalam usaha mewujudkan keberhasilan proses kependidikan. Setiap perubahan yang terjadi dan setiap langkah yang dilakukan akan dengan mudah disikapi jika seorang guru memiliki pemahaman yang benar terhadap psikologi perkembangan ini.

Filsuf Amerika kelahiran Spanyol, George Santayana, pernah berkata, “Anak-anak berada di wilayah yang berbeda. Mereka adalah bagian dari satu generasi dan punya cara sendiri untuk merasakan sesuatu hal.”

Mengapa mempelajari perkembangan psikologi anak itu penting? Mengapa kita mesti mempelajari perkembangan anak? Pasalnya, masa anak-anak merupakan fase penting dalam kehidupan manusia. Akan tetapi, dia abad pertengahan, hukum biasanya tidak membedakan antara kejahatan anak dan dewasa, dan anak-anak diperlukan sebagaimana orang dewasa.

Baca selanjutnya…

Iklan

Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Manusia, Cetakan, Visual, Audio-Visual, dan Komputer

26 April 2011 11 komentar

Salah satu ciri media pembelajaran adalah bahwa media mengandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagaian media dapat mengolah pesan dan respon siswa sehingga media itu sering disebut media interaktif. Pesan dan informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang sederhana dan bisa pula pesan yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting adalah media itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta siswa dapat aktif berpartisipasi dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, perlu dirancang dan dikembangkan lingkungan pembelajaran yang interaktif yang dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan belajar perorangan dengan menyiapkan kegiatan pembelajaran dengan medianya yang efektif guna menjamin terjadinya pembelajaran.

Berikut ini akan diuraikan prinsip-prinsip penggunaan dan pengembangan media pembelajaran. Media pembelajaran yang akan dibahas tersebut akan mengikuti taksonomi Leshin, dan kawan-kawan (1992) yaitu media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main pera, kegiatan kelompok, dan lain-lain), media berbasis cetakan (buku, penuntun, buku kerja/latihan, dan lembaran lepas), media berbasis visual (buku, charts, grafik, peta, figur/gambar, transparansi, film bingkai, atau slide), media berbasis audio-visual (video, film, slide bersama tape, televisi), dan media berbasis komputer (pengajaran dengan bantuan komputer dan video interaktif).

A. Media Pembelajaran Berbasis Manusia

Media pembelajaran berbasis manusia merupakan media tertua yang digunakan untuk mengirimkan dan mengkomunikasikan pesan atau informasi. Salah satu contoh yang terkenal adalah gaya tutorial Socrates. Sistem ini tentu dapat menggabungkannya dengan media visual lain. Pertanyaan yang timbul adalah “Bagaimana kita dapat menggunakan komunikasi tatap muka antar-manusia agar pelaksanaan rencana pembelajaran efektif?”.

Media ini bermanfaat khususnya bila tujuan kita adalah mengubah sikap atau ingin secara langsung terlibat dengan pemantauan pembelajaran siswa. Misalnya, media manusia dapat mengarahkan dan mempengaruhi proses belajar melalui eksplorasi terbimbing dengan menganalisis dari waktu ke waktu apa yang terjadi pada lingkungan belajar.

Baca selanjutnya…

Rekor Dunia : Lahir–Harimau Putih Kembar Empat

23 November 2010 16 komentar

Harimau Putih (White Tiger) dengan nama latin Panthera tigris ini berasal dari negara India. Di Indonesia harimau jenis ini termasuk hewan langka dan dilindungi oleh pemerintah. Hewan karnivora ini terkenal dengan kebuasannya. Habitat di alam liar dan memiliki insting membunuh yang sangat kuat. Sempat terdengar kabar bahwa ada manusia yang menjadi korban dari keganasan hewan ini. Wah,,,, ngeri banget! Namun di samping itu, mengingat populasi dan jumlah dari hewan ini yang sangat rendah maka hewan ini perlu di lindungi dari kepunahan. Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Konservasi Kalimantan Barat yang berada di “Sinka Zoo”, Singkawang.

Minggu (15/10), harimau putih yang berada di Sinka Zoo tersebut melahirkan anak kembar sebanyak 4 ekor. Untuk kali keduanya harimau putih ini melahirkan. Sebelumnya di tahun 2009 yang lalu, harimau tersebut melahirkan hanya 2 ekor saja. Baru berumur sembilan bulan, lembaga konservasi di Indonesia lainnya meminta untuk dikirim sesuai dengan perintah Menteri Kehutanan RI. Menurut Anthony Suwardi (pengelola Lembaga Konservasi Sinka Zoo), harimau jenis ini tidak pernah melahirkan anak sampai kembar empat. Paling banyak harimau putih melahirkan dua ekor. Tidak pernah terjadi sebelumnyadi dunia peristiwa seperti ini. Menurutnya, ini merupakan suatu peristiwa langka dan sangat luar biasa serta suatu “rekor dunia”. Merupakan suatu kebanggan bagi Lembaga Konservasi “Sinka Zoo” dan  Indonesia karena telah berhasil mengembangbiak-kan harimau putih.

Baca selanjutnya…

Selamat Hari Raya Idul Adha 1431H

17 November 2010 3 komentar

WELCOME to SahabatDendy

19 Oktober 2010 56 komentar