Arsip

Posts Tagged ‘sahabatdendy’

Bilik Asmara di Camp Pengungsian

8 November 2010 17 komentar

Bencana meletusnya Gunung Merapi kembali membuat Indonesia berduka. Memakan banyak korban jiwa dan tidak sedikit pula rakyat Indonesia yang terpaksa harus mengungsi. Mungkin ini sebuah peringatan dan teguran dari Allah SWT kepada Indonesia. Semoga bencana ini cepat berlalu.

Ada hal yang menarik dan unik yang terjadi di Camp pengungsian. Membuat hati saya tergelitik untuk membagi cerita ini kepada sahabat-sahabat sekalian. Yang namanya camp pengungsian tentu serba terbatas dan ala-kadarnya. Tempat istirahat dan berteduh hanya di tenda-tenda. Saat saya membaca koran, ada hal yang menarik. Ternyata di camp pengungsian banyak yang mengeluhkan susahnya untuk “bercengkerama” dengan pasangan mereka. Tidak seperti di rumah, yang bisa mereka lakukan dengan santai. Seperti  yang di keluhkan oleh Bunga (nama samaran, 18 tahun) mengaku bahwa ia merasa kesulitan untuk bermesraan dengan suaminya. Hal ini ia rasakan cukup urgent berhubung ia baru saja menikah 2 minggu sebelum terjadinya bencana. Maklum saja, masih pengantin baru. Oleh karena itu, mereka pengusulkan kepada panitia agar menyediakan tempat khusus bagi pasangan yang sah (sumai-istri) untuk melampiaskan hasrat biologis. Ya….. bisa dikatakan “Bilik Asmara” menjadi solusi dari keluhan tersebut.

Ternyata…., masalah yang satu itu tidak bisa dilewatkan dan diabaikan. Walaupun badai menghadang dan Merapi mengepul, Bilik Asmara tetap menggema….. :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Iklan

Perayaan Halloween di Indonesia?

1 November 2010 2 komentar

Berdasarkan sumber yang saya baca (Wikipedia), Halloween merupakan kependekan dari All Hallows’ Even (eve dan even sama-sama berarti petang/malam) yang berarti malam sebelum hari raya All Hallow yang sekarang disebut Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day). Huruf “n” di akhir kata Halloween berasal dari kata even. Pada zaman dulu, tanggal 1 November dipakai sebagai hari festival keagaamaan di berbagai tradisi paganisme Eropa hingga Paus Gregorius III dan Paus Gregorius IV memindahkan perayaan All Saints’ Day menurut kalender santo dari tanggal 13 Mei ke tanggal 1 November. Tanggal 13 Mei dulunya dirayakan sebagai hari raya paganisme untuk festival Lemuria. Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno. Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang disebut “Tahun Baru Kelt”. Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin. Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka. Baca selanjutnya…